Bangga Jadi Anggota Inter Club Indonesia

238

Akhir Juli 2021 lalu, Saya mendaftarkan diri sebagai anggota Inter Club Indonesia (ICI), sebuah fans club resmi Inter Milan.

Sebenarnya, ini bukan yang pertama kali saya mendaftar. Dua tahun lalu saya juga mendaftar sehingga berhak memegang Inter Club Card (ICC). Namun pada tahun ini sepertinya terasa lebih spesial.

Hal itu disebabkan kondisi klub kebanggaan yang secara finansial tidak baik pada akhir musim, dan mengakibatkan dua pemain kunci yang membawa klub meraih scudetto pada musim 2021 harus dijual.

Sebagaimana diketahui, setelah memutus kontrak pelatih Antonio Conte, I Nerazzurri melakukan penjualan krusial, yakni Bek Kanan Achraf Hakimi dan Striker andalan Romelu Lukaku. Kondisi finansial La Beneamata memang sedang buruk, saat itu.

Lantas apa hubungan kondisi Inter dan pendaftaran ICI? Jawabannya sederhana. Untuk menjadi anggota ICI dan mendapatkan ICC, seorang Interisti harus mengeluarkan sejumlah uang sesuai dengan kategori keanggotaannya.

Sebagai imbalan dari pendaftaran itu, seorang anggota bukan hanya sekadar mendapatkan ICC yang dikirim langsung dari Italia, melainkan juga merchandise sesuai kategori keanggotaan.

Nah, pendaftaran keanggotaan ini pun menyesuaikan dengan pendaftaran official Inter Club yang langsung berkoordinasi dengan pihak klub.

Atas dasar itulah, saya memahami bahwa mendaftar sebagai anggota ICI di tengah pandemi dan kondisi finansial Nerazzurri sama artinya dengan bagian dari upaya fans membantu Inter agar dapat keluar dari persoalan keuangan.

Memang, secara matematis bantuan itu terhitung kecil. Tapi hal ini bisa menjadi salah satu bentuk kesetiaan seorang Interisti dalam mendukung tim kesayangannya. Bukan hanya sekadar fans di media sosial belaka.

Jadi, Saya bangga menjadi anggota Inter Club Indonesia.

(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here