Sejarah Awal Mula PNS di Indonesia

416

PNS (Pegawai Negeri Sipil) masih menjadi pekerjaan favorit bagi para pencari kerja di Indonesia. Selain gaji, adanya berbagai tunjangan, khususnya tunjangan hari tua, jadi faktor utamanya.

Meski demikian, kami yakin hanya sedikit yang mengetahui sejarah kepegawaian di Indonesia maupun figur pertama yang tercatat sebagai PNS di negara ini. Padahal, hal ini sangat penting untuk diketahui.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sistem kepegawaian sudah dikenal pada masa sebelum kemerdekaan, dengan pendirian Hoofden School oleh penjajah Belanda antara tahun 1865 – 1878. Sekolah para pemimpin ini menjadi tanda awal mula hadirnya PNS di Indonesia.

Meski beberapa kali mengalami pergantian nama, sekolah ini berhasil mencetak ratusan ribu lulusan yang ditempatkan di dinas-dinas maupun menjadi pamong praja. Tapi belum disebut sebagai PNS. Penyebutan PNS baru ditetapkan Pemerintah setelah Indonesia merdeka.

Menariknya, catatan yang lain menyebutkan bahwa pencatatan dan penomoran pegawai sudah ada pada tahun 1940. Pembuktiannya adalah Kartu PNS milik Hamengkubuwana IX yang tercatat bernomor 010000001 dan terbit tahun 1940. Hal itu pula yang menjadikannya sebagai orang pertama yang diangkat sebagai PNS di Indonesia.

Selanjutnya, pegawai-pegawai Indonesia dari segala jabatan dan tingkatan ditetapkan oleh Presiden Soekarno menjadi Pegawai Negara Republik Indonesia. Hal ini terjadi setelah Indonesia merdeka, sebagaimana keterangan Ketua Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Aturan tentang kepegawaian juga mengalami beberapa kali perubahan hingga saat ini. Satu di antaranya adalah berkaitan dengan politik. Namun satu hal pasti adalah PNS merupakan abdi negara yang selayaknya menjadi teladan masyarakat.

(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here