RajaOpera, Makassar – Setelah enam hari penuh kepanikan dan doa tanpa henti, Bilqis (4), balita perempuan asal Makassar yang sempat dilaporkan hilang secara misterius, akhirnya ditemukan selamat di Provinsi Jambi. Penemuan Bilqis mengungkap dugaan jaringan perdagangan orang (TPPO) yang kini tengah diburu oleh kepolisian.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, memastikan bahwa kasus ini tengah ditangani serius oleh tim gabungan. Polisi masih mendalami indikasi kuat adanya tindak pidana perdagangan anak di balik penculikan tersebut.
“Kami akan rilis tidak pidananya apa, termasuk mendalami dugaan TPPO, pelakunya, dan jaringannya,” tegas Kombes Arya, Minggu (9/11/2025).
Bilqis ditemukan dalam keadaan sehat dan ceria setelah menjalani pemeriksaan medis di Mapolrestabes Makassar.
“Alhamdulillah, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Secara fisik dan psikologis, Bilqis dalam kondisi sangat baik,” tambah Arya.
Anak malang itu kini telah diserahkan kembali ke pelukan orang tuanya, Dwi Nur Mas (Dimas) dan Fifi, setelah sempat membuat heboh masyarakat Makassar dan dunia maya selama hampir sepekan.
“Mudah-mudahan tidak mengalami trauma. Kami menyerahkan Bilqis kembali ke orang tuanya untuk segera pulang ke rumah,” ujar Arya haru.
Dijual Rp 3 Juta oleh Teman Sendiri
Penyelidikan polisi mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku utama, Sri Yuliana alias Ana (30), diduga menjual Bilqis kepada seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya dengan harga Rp 3 juta.
Ana diketahui mengenal pembeli tersebut melalui media sosial. “Dia tawarkan Rp 3 juta, transfer dulu Rp 500 ribu ke rekeningku,” aku Ana saat diperiksa polisi, Sabtu malam (8/11).
Menurut pengakuannya, Ana tidak tahu jika Bilqis kemudian dibawa hingga ke Jambi.
“Saya juga kaget waktu tahu dia jual lagi ke sana,” ucap Ana dengan wajah pucat.

Kronologi Hilangnya Bilqis
Bilqis dilaporkan hilang pada Minggu (2/11) pagi di Taman Pakui Sayang, Makassar, ketika sedang bermain. CCTV di sekitar lokasi merekam seorang wanita membawa Bilqis pergi.
Enam hari kemudian, tepatnya Sabtu malam (8/11), kabar bahagia datang — Bilqis ditemukan selamat di Jambi, ribuan kilometer dari tempat ia menghilang.
Ayahnya, Dimas, tak kuasa menahan haru.
“Alhamdulillah, anak saya ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Polisi Kejar Jaringan TPPO
Polisi kini tengah memburu jaringan pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan anak lintas provinsi ini.
“Besok akan kami rilis hasil lengkapnya, termasuk pelaku dan jaringannya,” tutur Kombes Arya.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak di ruang publik. Kejadian ini juga membuka mata bahwa ancaman perdagangan anak melalui media sosial semakin nyata dan berbahaya.
Bilqis kini telah kembali ke pangkuan keluarganya. Namun jejak panjang penyelidikan masih terus berjalan untuk menyingkap dalang di balik jaringan kejam yang tega memperjualbelikan anak kecil.


Komentar