RajaOpera, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan langkah besar dengan merombak jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah Polri.
Sebanyak 85 perwira Polri dimutasi dan dirotasi pada awal tahun 2026, termasuk 4 Inspektur Jenderal (Irjen Pol) dan 15 Brigadir Jenderal (Brigjen Pol) yang menempati jabatan-jabatan strategis di tubuh Korps Bhayangkara.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026, yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Anwar atas nama Kapolri.
Perombakan ini menyentuh sejumlah posisi krusial, mulai dari Kalemdiklat Polri, Kadiv Humas Polri, Kapolda Sumatera Selatan, hingga Kapolda Papua Barat, menandai keseriusan Polri dalam memperkuat struktur organisasi menghadapi tantangan keamanan nasional ke depan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme rutin dalam pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri.
“Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dan rutin dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Trunoyudo, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, melalui rotasi jabatan ini, para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Daftar Perwira Tinggi Polri yang Dimutasi Awal 2026.
Beberapa nama perwira tinggi yang mengalami pergeseran jabatan di antaranya:
Irjen Pol Achmad Kartiko, dari Wakalemdiklat Polri menjadi Kalemdiklat Polri
Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, dari Kapolda Sumsel menjadi Wakalemdiklat Polri
Irjen Pol Sandi Nugroho, dari Kadiv Humas Polri menjadi Kapolda Sumsel
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, dari Kapolda Papua Barat menjadi Kadiv Humas Polri
Sementara itu, pada jajaran Brigjen Pol, mutasi juga menyentuh berbagai lini strategis, mulai dari wilayah Papua, Bali, Kalimantan Barat, hingga satuan elite seperti Densus 88 Antiteror, Korbrimob, dan Baintelkam Polri.
Salah satu mutasi yang menandai regenerasi organisasi adalah penempatan Brigjen Pol V Bagas Uji Nugroho sebagai Pati Pusjarah Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.
Penguatan Organisasi di Bawah Komando Kapolri
Langkah mutasi besar-besaran ini menegaskan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam membangun Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Rotasi jabatan diharapkan mampu menghadirkan energi baru, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dengan komposisi pimpinan baru di berbagai lini strategis, Polri diharapkan semakin siap menghadapi dinamika keamanan nasional dan tantangan penegakan hukum di tahun 2026.
RJS


Komentar