RajaOpera, Manado – Kota Manado dilanda duka mendalam setelah kebakaran hebat melanda Panti Werda Damai yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Minggu (29/12) malam.
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 20.24 Wita itu sontak memicu kepanikan hebat dan berujung pada jatuhnya korban jiwa.
Api berkobar dengan cepat dan ganas, menghanguskan bangunan panti yang dihuni para lanjut usia. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar, menyulitkan proses penyelamatan para penghuni yang sebagian besar memiliki keterbatasan fisik.

Sebanyak lima unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian serta warga sekitar berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan evakuasi korban di tengah situasi yang mencekam.
Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, SIK, yang turun langsung ke lokasi kejadian, menegaskan bahwa penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
“Sementara ini belum diketahui penyebab kebakaran. Nanti setelah dilakukan olah TKP baru akan disampaikan,” ujar Irham Halid.
Sementara itu, kabar paling memilukan disampaikan Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, yang mengonfirmasi ditemukannya 16 jenazah di lokasi kebakaran.
“Ada 16 jenazah yang ditemukan,” ungkap Dandel singkat.
Seluruh jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kebakaran masih dipasangi garis polisi. Aparat gabungan terus melakukan pengamanan dan pendataan lanjutan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian akibat tragedi yang mengguncang hati masyarakat Manado tersebut.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam sekaligus peringatan serius akan pentingnya sistem keamanan dan keselamatan di fasilitas sosial, khususnya yang menampung kelompok rentan seperti para lanjut usia


Komentar