Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat terus digalakkan Pemerintah Kota Manado. Tidak hanya sekadar imbauan, Pemerintah Kota di bawah pimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang bahkan melakukan sejumlah upaya untuk menarik minat warga.
Yang terbaru, Pemkot Manado menjanjikan hadiah undian bagi warga yang telah melakukan vaksinasi tahap dua. Sebenarnya, langkah ini adalah yang kedua kali dilaksanakan. Kali pertama dilaksanakan tepat saat HUT Kota Manado.
Memang, jika dipikir-pikir, ada baiknya pemerintah memberikan stimulus kepada warga untuk mau divaksin, daripada memberikan semacam ancaman ini atau itu. Sebab, ancaman justru akan membuat warga gerah dan tidak nyaman.
Ditambah lagi dengan banyaknya informasi hoax yang bersebaran tentang efek vaksinasi. Seperti ancaman dan tingginya angka kematian pascavaksin.
Stimulus yang diberikan pun tak perlu harus dalam bentuk uang. Artinya, Pemkot bisa memberikan apresiasinya kepada warga dalam hal peningkatan kualitas pelayanan publik.
Di tengah pandemi seperti saat ini, masyarakat membutuhkan perhatian dan sentuhan langsung, secara tidak gegabah. Yaitu sentuhan yang tidak sampai melenakan warga. Ya, bantuannya oke tapi jangan sampai menciptakan masyarakat konsumeris.
Jiwa pancasilais yang ada dalam masyarakat sejak dulu harus tetap dipertahankan dan diperkokoh. Artinya, bangunan tersebut jangan sampai rusak hanya karena adanya pandemi.
Nah, dari sisi pemerintah, upaya agar jiwa pancasila pada masyarakat tetap bisa dipertahankan bisa dilakukan, dengan catatan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak berkurang.
Dengan kata lain, menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan berdampak negatif kepada persatuan dan kesatuan bangsa.
Jadi, mari kita bersama hadapi pandemi dengan saling percaya dan saling topang. Selain itu, mari tetap berdoa agar pandemi bisa segera berlalu.
(***)


Komentar