Berita Opini
Home » Berita » Gebrakan Purbaya! Pemerintah Siapkan Insentif, Dolar WNI di Luar Negeri Bakal Dipulangkan ke Tanah Air

Gebrakan Purbaya! Pemerintah Siapkan Insentif, Dolar WNI di Luar Negeri Bakal Dipulangkan ke Tanah Air

RajaOpera, Manado, – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan gebrakan besar untuk memperkuat cadangan devisa nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana skema insentif khusus guna menarik kembali simpanan dolar milik warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini parkir di luar negeri.

Rencana ambisius ini, yang baru saja dipaparkan usai Purbaya dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025) malam, ditargetkan bisa dijalankan dalam waktu satu bulan ke depan.

“Ada dua hal yang kita bahas. Salah satunya, bagaimana menarik dolar-dolar yang selama ini disimpan orang Indonesia di luar negeri agar kembali ke Tanah Air. Rencananya cukup bagus dan kemungkinan besar bisa segera dijalankan,” tegas Purbaya.

Berbeda dari pendekatan lama, strategi pemerintah kali ini berbasis market-based, bukan paksaan. Purbaya memastikan, para WNI akan diberikan insentif menggiurkan agar lebih memilih menempatkan dolarnya di dalam negeri.

“Saya orang market, jadi semuanya berbasis pasar. Tidak ada pemaksaan. Insentif akan dibuat semenarik mungkin sehingga orang Indonesia lebih senang menaruh dolarnya di sini dibanding di luar,” jelasnya.

MERAH PUTIH BERKIBAR DI MANADO!” H-1 LFPB Sulut Capai 90 Persen, Ketua MPR Dijadwalkan Hadir — 10 Sekolah Terbaik Siap Adu Formasi dan Nasionalisme

Menurut Purbaya, setiap bulan terdapat aliran dana cukup besar yang mengalir keluar negeri, terutama ke beberapa negara di kawasan Asia. Pemerintah ingin menghentikan tren tersebut dengan menciptakan tawaran finansial yang lebih menguntungkan.

Jika program ini berhasil, dampaknya akan sangat signifikan. Cadangan devisa Indonesia akan melonjak, suplai dolar di perbankan nasional meningkat, dan pembiayaan proyek strategis seperti hilirisasi akan jauh lebih mudah.

“Kalau kita bisa menjaga dana itu masuk ke sini, cadangan devisa akan lebih besar, suplai dolar perbankan meningkat, dan proyek-proyek hilirisasi bisa dibiayai dengan bunga kompetitif. Yang diuntungkan jelas perbankan dalam negeri dan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo bertekad membendung derasnya arus modal keluar dan mengoptimalkan potensi devisa nasional. Jika skema ini berjalan mulus, bukan tidak mungkin Indonesia akan mencatat sejarah baru dalam penguatan cadangan devisa dan kemandirian pembiayaan pembangunan.

 

DANA BENCANA DIDUGA DISELEWENGKAN!!!” GTI Sulut Desak Usut Tuntas Kasus Bupati Sitaro, Kerugian Negara Capai Rp22 Miliar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang menyalin artikel Rajaopera.com !!
×
×