RajaOpera, Minahasa – Bencana abrasi pantai yang menerjang Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Kakas Barat, dan Desa Atep Oki, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa pada 18 April 2026, memantik gerak cepat Palang Merah Indonesia (PMI). Tanpa menunggu lama, PMI Provinsi Sulawesi Utara bersinergi dengan PMI Kabupaten Minahasa turun langsung membantu warga terdampak.
Aksi kemanusiaan ini diwujudkan melalui penyaluran 60 paket bantuan kepada keluarga korban. Sebanyak 40 paket disalurkan di Desa Bukit Tinggi dan 20 paket lainnya di Desa Atep Oki. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.

Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2031, Kolonel CKM (Purn). dr. Fredrik P. Demmassabu, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian PMI terhadap masyarakat yang tertimpa bencana. Ia menekankan bahwa PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki tanggung jawab membantu pemerintah dalam penanganan situasi darurat.
“Bencana ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu siap siaga. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan harus mampu mengenali jenis bencana dan melakukan langkah mitigasi agar risiko dapat diminimalisir,” ujarnya.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan melibatkan langsung Ketua PMI Kabupaten Minahasa, Nona Sarah Malena Andrea Dondokambey, S.H., M.H, yang juga merupakan anggota DPRD Minahasa, bersama jajaran pengurus PMI setempat.
Tak hanya itu, PMI Sulawesi Utara terus menjalin koordinasi intensif dengan PMI Pusat serta seluruh PMI kabupaten/kota di wilayah Sulut guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan terkoordinasi.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Fredrik turut memberikan apresiasi kepada Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat dan seluruh jajaran PMI Sulut yang telah bekerja keras dalam penyaluran bantuan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk Wakil Ketua PMI Sulut John Jesky Sada, S.H, serta para pimpinan bidang dan staf PMI yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.
PMI berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para korban serta menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui aksi kemanusiaan.
Sementara itu, PMI Provinsi Sulawesi Utara juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua PMI Kabupaten Minahasa, Nona Sarah Malena Andrea Dondokambey, sebagai salah satu ketua PMI termuda di Sulut yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Bersama para relawan, sinergi yang terbangun diyakini akan semakin memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.
Dengan semangat kemanusiaan dan kebersamaan, PMI terus hadir sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi bencana.
RJS


Komentar