RajaOpera, MANADO — Tonggak sejarah baru dunia pendidikan tinggi swasta di Bumi Nyiur Melambai resmi tercipta. Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Sulawesi Utara kini memiliki nahkoda baru setelah Merry J.J. Langi, SE., M.Si terpilih sebagai Ketua APTISI Sulut periode 2026–2030.

Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar khidmat di Hotel Sintesa Peninsula, Jumat (27/2/2026). Merry J.J. Langi tampil dominan dengan meraih 43 suara, mengungguli dua kandidat lainnya dan mengukuhkan dukungan mayoritas anggota.
Kemenangan telak ini menandai dimulainya babak baru konsolidasi dan transformasi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sulawesi Utara, dengan semangat kolaborasi yang lebih kuat dan berorientasi masa depan.
Bukan sosok baru di dunia pendidikan, Merry J.J. Langi dikenal luas sebagai Ketua Yayasan Prisma Sulawesi Utara sekaligus Badan Penyelenggara Universitas Trinita. Rekam jejak kepemimpinannya terbentang panjang, mulai dari pengelolaan ISTEK Esa Trinita Amurang, SMK Trinita di Manado dan Amurang, hingga sektor kesehatan melalui Klinik Mata Trinita Amurang.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Merry menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas amanah besar yang diberikan oleh seluruh anggota APTISI, yang terdiri dari PTS serta Badan Hukum Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (BHP-PTS).
“Saya berkomitmen membawa perubahan bersama. APTISI Sulut harus menjadi rumah besar bagi kolaborasi yang inovatif, progresif, dan berkelanjutan,” tegas Merry disambut aplaus peserta Musprov.
Mengusung semangat transformasi dan dampak nyata, Merry memaparkan visi besar menjadikan APTISI Sulut sebagai motor penggerak PTS yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing global, sekaligus kontributor aktif pembangunan daerah.
Untuk merealisasikan visi tersebut, enam pilar misi strategis telah disiapkan, meliputi:
1.Penguatan Mutu & Tata Kelola — memastikan standar pendidikan PTS semakin kredibel dan terpercaya.
2. Hilirisasi Riset — mengarahkan inovasi kampus untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
3. SDM Unggul — mencetak lulusan cerdas, berkarakter, dan siap bersaing.
4. Pemberdayaan Masyarakat — menghadirkan kampus sebagai solusi konkret persoalan sosial.
5. Kolaborasi Strategis — memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
6. Internasionalisasi — membuka jejaring global dan melibatkan diaspora dalam pengembangan PTS.T
Terpilihnya Merry J.J. Langi disambut penuh harapan oleh para penyelenggara pendidikan tinggi di Sulawesi Utara. APTISI Sulut diharapkan tampil sebagai jembatan kokoh dalam menjawab tantangan zaman, sekaligus lokomotif kemajuan pendidikan tinggi swasta menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berkelas dunia.
RJS


Komentar