Berita Kriminal
Home » Berita » ART Disiksa di Rumah Mewah Batam! Korban Asal Sumba Ditemukan Penuh Luka, Majikan Kabur

ART Disiksa di Rumah Mewah Batam! Korban Asal Sumba Ditemukan Penuh Luka, Majikan Kabur

Kondisi korban yang memprihatinkan

ROC, Batam – Kasus penyiksaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) asal Loli, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggegerkan Kota Batam. Korban bernama Intan diduga mengalami kekerasan fisik dan psikis secara brutal oleh majikannya di sebuah rumah mewah kawasan Perumahan Elite Sukajadi, Blok 10 No. 40, Batam.

Para pelaku yang diamankan aparat kepolisian

Yang mengejutkan, kasus ini pertama kali terungkap bukan oleh aparat kepolisian, melainkan dari laporan masyarakat. Komunitas warga NTT di Batam, Tim Flobamora, menjadi pihak pertama yang menerima informasi dan langsung bertindak dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Kami dapat laporan, dan tanpa pikir panjang kami langsung ke rumah majikan pada Minggu (22/6/2025). Saat itu korban masih ada di dalam, dalam keadaan lemah dan penuh luka,” ungkap salah satu anggota Tim Flobamora.

Setibanya di rumah tersebut, mereka mendapati kondisi Intan sangat memprihatinkan. Majikan laki-laki langsung kabur setelah mengetahui kedatangan tim, sementara majikan perempuan dan ART lain yang diduga turut menyiksa Intan atas perintah majikan, masih berada di tempat.

Kondisi korban yang memprihatinkan

Korban diketahui mengalami penyiksaan yang sangat keji oleh majikannya yang hanya dikenal dengan nama “Ibu Ros”. Lebih tragis lagi, Intan diduga turut disakiti oleh sesama ART yang menjadi kaki tangan sang majikan.

KUBUR KOSONG Menandai Bukti Yesus Bangkit!!! Ibadah Paskah GMIM Kristus Bitung Tegaskan: Kristus Bangkit, Iman Tak Tergoyahkan!

Menyikapi laporan tersebut, Persekutuan Komunitas NTT (PK NTT) Batam segera turun tangan. Koordinator Bidang Hukum PK NTT, Balawanga, mengonfirmasi bahwa laporan pertama diterima dari Ketua Keluarga Sumba, Yulius, sekitar pukul 11.30 WIB.

“Saya langsung koordinasi dengan Kapolsek Batam Kota dan Polresta Barelang. Tak lama, tim kepolisian turun ke lokasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” jelas Balawanga, Senin (23/6/2025).

Hingga malam hari, keluarga korban masih berada di Polresta Barelang untuk melaporkan kejadian secara resmi. “Saya koordinasi langsung dengan Bapak Kapolres. Beliau memastikan majikan sudah diamankan dan tengah diperiksa intensif. Kami akan terus kawal proses hukum sampai tuntas,” tegasnya.

Kondisi Intan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit. Luka-luka di tubuhnya tengah ditangani tim medis, dan rencananya ia juga akan didampingi psikolog untuk memulihkan trauma yang mendalam.

Komunitas NTT di Batam menyatakan komitmen mereka untuk memberikan bantuan hukum, moril, dan pengawalan penuh terhadap kasus ini. Mereka menegaskan pentingnya melawan segala bentuk kekerasan terhadap pekerja rumah tangga, khususnya yang berasal dari daerah-daerah rentan.

GEMPA GUNCANG SULUT! Ketua PMI Dampingi Kepala BNPB Turun Langsung, Posko Siaga Bencana Resmi Diaktifkan

“Kita semua terluka atas kejadian ini. Tapi ini juga momen untuk menegaskan: tidak boleh ada lagi kekerasan terhadap pekerja dari daerah-daerah rentan. Keadilan untuk Intan harus ditegakkan,” pungkas Balawanga.

Editor : Jendri Frans Mamahit

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang menyalin artikel Rajaopera.com !!
×
×