Berita
Home » Berita » LAPORAN KHUSUS : Paskibraka Tak Sekadar Baris Berbaris, Mereka Adalah Simbol Masa Depan Bangsa

LAPORAN KHUSUS : Paskibraka Tak Sekadar Baris Berbaris, Mereka Adalah Simbol Masa Depan Bangsa

ROC, Tomohon – Rindam XIII/Merdeka kembali menjadi saksi dimulainya jejak langkah 60 putra-putri terbaik Sulawesi Utara dalam perjalanan menuju panggung kehormatan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025.

Pagi yang dingin di dataran tinggi Tomohon tidak menyurutkan semangat para peserta yang datang dari 15 kabupaten/kota se-Sulut. Hari ini, Selasa 5 Agustus 2025, menjadi momentum awal dimulainya Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulut, bekerja sama dengan jajaran TNI di Rindam XIII/Merdeka.

60 capaska dari 15 kab/kota SE sulut SDH melapor di Rindam XIII Merdeka Kota Tomohon untuk mengikuti pembekalan,pelatihan dan persiapan pengibaran Bendera HUT Kemerdekaan RI ke 80

Namun kegiatan ini bukan sekadar pelatihan fisik dan kedisiplinan. Ia adalah proses transformasi karakter bangsa—sebuah investasi ideologis untuk mencetak kader muda yang tidak hanya tegap secara jasmani, tetapi juga kokoh dalam semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Rangkaian Pembentukan Karakter Patriot Muda

Registrasi peserta menjadi langkah awal memastikan seluruh 60 peserta hadir lengkap, siap secara administrasi maupun mental. Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim medis, sebagai bentuk kehati-hatian dan perlindungan bagi mereka yang akan menghadapi rutinitas pelatihan yang cukup berat.

GEMURUH SEMANGAT NASIONAL! LFPB 2026 RESMI DIGELAR—PELajar SULUT SIAP MENGGUNCANG PANGGUNG KEBANGSAAN!

Pada sesi pembekalan awal dan penyampaian tata tertib, seluruh peserta mendapatkan materi tentang disiplin, semangat nasionalisme, etika pelatihan, serta nilai-nilai kebhinekaan. Ini adalah pilar awal yang dibentuk sebelum mereka belajar baris-berbaris atau mengibarkan bendera.

Salah satu momen penuh makna adalah gladi bersih upacara tradisi “Tantingan”, sebuah prosesi simbolik yang menandai dimulainya proses perubahan karakter para peserta. Dalam tradisi ini, para calon Paskibraka secara simbolis “memasuki Desa Bahagia”, sebagai bentuk komitmen untuk menjalani proses pembentukan diri sebagai pribadi baru: penuh semangat, bersatu dalam keberagaman, dan siap menjadi panutan.

Dilanjutkan dengan gladi bersih upacara pembukaan resmi pemusatan Diklat, dan perkenalan dengan seluruh instruktur, pelatih, pamong, dan panitia, suasana penuh keakraban dan profesionalisme mulai terbangun. Anak-anak muda ini, yang sebagian besar baru pertama kali jauh dari rumah, mulai menemukan rasa kekeluargaan di tengah tantangan kedisiplinan yang mulai diperkenalkan.

Makna Lebih Dalam dari Sekadar Tugas Upacara

PMI Sulut–Bitung Bergerak Cepat! 50 KK Korban Gempa Pulau Lembe Dapat Bantuan, Seruan Siaga Bencana Menggema

Paskibraka bukanlah ajang seremonial semata. Di pundak mereka terpikul harapan besar bangsa. Mereka adalah wajah masa depan Sulawesi Utara—anak-anak muda yang dibentuk bukan hanya untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus nanti, tetapi juga untuk terus membawa semangat kebangsaan ke mana pun mereka melangkah.

Pemusatan Diklat ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah *kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE*, dalam menyiapkan generasi penerus yang kuat mental, sehat fisik, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Menanti Hari Pengukuhan dan Momen Sakral 17 Agustus 2025

Seluruh peserta akan terus menjalani pendidikan dan pelatihan intensif hingga hari pengukuhan menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kita semua tentu berharap, upacara pengibaran bendera tahun ini di tingkat provinsi akan menjadi momen yang tidak hanya sakral secara simbolik, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas—bahwa dari generasi muda yang terlatih inilah harapan dan masa depan Indonesia dibangun.

“Semangat mereka adalah semangat kita semua.Langkah tegap mereka adalah gema harapan dari Sulawesi Utara untuk Indonesia, ” Tegas Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus SE

Skandal Rp28 Miliar Terkuak! BNI Bergerak Cepat Kembalikan Dana Nasabah Aek Nabara, Pelaku Sudah Dibekuk!

Sumber : Redaksi Kesbangpol Provinsi Sulawesi Utara

Editor : Jendri Frans Mamahit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang menyalin artikel Rajaopera.com !!
×
×