ROC, Manado – Pesan penuh makna disampaikan Founder Bara Foundation, Standius Bara Prima, dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Aktivis pemuda Sulawesi Utara ini mengingatkan bahwa momen bersejarah ini harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa.
Menurut Bara (panggilan akrabnya-red), perjalanan panjang bangsa Indonesia mulai dari Sumpah Pemuda 1908 hingga Reformasi 1998 adalah bukti nyata bagaimana pemuda selalu menjadi motor penggerak dalam sejarah bangsa. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda Sulawesi Utara dalam setiap aspek pembangunan daerah maupun nasional.
“Pemuda Sulawesi Utara harus hadir sebagai pelaku pembangunan. Kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah ataupun menjalankan program mandiri dari komunitas pemuda. Namun yang paling penting, pemuda harus tetap mengawal arah pembangunan agar benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Bara.
Ia juga menekankan bahwa pemuda Sulut siap berperan aktif dalam mendukung berbagai program strategis, baik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto maupun Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya dijalankan oleh pemerintah, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama dengan pemuda sebagai garda terdepan.
Bara menutup dengan ajakan agar pemuda Sulut terus menjaga semangat kemerdekaan dan menjadikannya energi untuk membawa daerah ini semakin maju.
Editor : Jendri Frans Mamahit


Komentar