Majalah Forbes telah merilis daftar 100 tokoh perempuan paling berpengaruh di dunia tahun 2021, pada awal Desember lalu.
Dari rilis tersebut, mantan istri pendiri Amazon Jeff Bezo, MacKenzie Scott, masih menempati urutan teratas, disusul Kamala Harris, wanita pertama, orang kulit hitam pertama, dan orang Asia Selatan-Amerika pertama yang menjadi wakil presiden AS, di posisi runner up.
Menariknya, dari daftar itu terdapat dua perempuan yang berkewarganegaraan Indonesia. Satu di antaranya, seperti perkiraan banyak orang, adalah Sri Mulyani Indrawati, yang sedang menjabat Menteri Keuangan RI. Tercatat, dia berada di rangking 66.
Satunya lagi ternyata adalah Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina. Yang mengejutkan, posisinya jauh di atas Sri Mulyani, dengan menduduki peringkat 27.
Nicke Widyawati yang lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 25 Desember 1967, memang telah mendapatkan pengakuan sebagai figur terbaik pada posisi Direktur Utama Pertamina, karena mampu menjalankan tugas apapun.
Lulusan Institut Teknologi Bandung pada jurusan Teknologi Industri tahun 1991 ini memang dikenal sebagai sosok pekerja keras. Bahkan dalam sejumlah referensi, istri Fitriyansyah ini sudah berkarir pada usia 21 tahun, dengan bekerja di Bandung, saat masih kuliah.
Kariernya di Pertamina dimulai pada tahun 2017. Saat itu dia menjabat Direktur Sumber Daya Manusia dan pelaksana tugas Direktur Logistik, Rantai Pasokan dan Infrastruktur.
Baru beberapa bulan menjabat, dia dipercayakan sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama merangkap Direktur Sumber Daya Manusia, setelah adanya pencopotan lima direksi Pertamina yang dipimpin direktur utama Elia Massa Manik karena kebijakan yang dinilai merugikan sektor minyak dan gas dalam negeri.
Jabatan itu pun secara penuh dipegangnya pada tahun 2018, tepatnya pada 30 Agustus 2018, sekaligus mengesahkannya sebagai perempuan kedua yang menjabat direktur Pertamina, dan Direktur Utama Pertamina ke-15.
(***)


Komentar