RajaOpera, Manado — BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Utara yang berlaku pada 1–5 Desember 2025. Peringatan ini diberikan setelah analisis atmosfer menunjukkan adanya peningkatan potensi hujan lebat, angin kencang, kilat/petir, banjir, dan tanah longsor di berbagai kabupaten/kota di Sulut.
Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara
Menurut BMKG, beberapa fenomena atmosfer sedang aktif secara bersamaan dan saling memperkuat potensi cuaca buruk, yaitu:
– Angin Muson Barat yang mulai dominan,
– La Nina aktif yang meningkatkan curah hujan,
– Suhu muka laut yang lebih hangat,
– MJO (Madden Julian Oscillation) yang melintasi wilayah Sulut,
– Pusat tekanan rendah di Samudera Pasifik utara Papua,
– Kelembaban udara basah di seluruh lapisan atmosfer.
Kombinasi fenomena tersebut membentuk atmosfer yang labil dan mendukung terbentuknya awan konvektif penyebab hujan lebat dan angin kencang.
Wilayah Sulawesi Utara yang Berpotensi Terdampak
BMKG memetakan sejumlah daerah yang masuk dalam kategori waspada, yaitu:
Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Daerah dengan topografi curam, tebing, atau perbukitan diimbau lebih berhati-hati karena berisiko mengalami longsor dan pohon tumbang.
Imbauan Resmi BMKG untuk Masyarakat Sulawesi Utara
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, hingga pemerintah provinsi untuk:
• meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,
• memperketat koordinasi dengan instansi terkait,
• melakukan langkah antisipasi terhadap potensi banjir, genangan air, longsor, dan cuaca ekstrem lainnya.
• Pantau Informasi Cuaca Terkini
Karena cuaca berubah cepat, masyarakat diimbau memantau pembaruan informasi melalui:
Website: https://cuaca.bmkg.go.id
Aplikasi: infoBMKG
WhatsApp: 0811-4320-0877
Facebook: BMKG Sulawesi Utara
Instagram: @infocuaca_sulutPeringatan ini ditandatangani pada 30 November 2025 oleh Plh Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado.


Komentar