Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) meluncurkan Pasar Murah Bersehati Digital.
Kerja sama antara BI dan Pemprov tersebut mendapatkan apresiasi dari Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sulut, yang baru saja mengirimkan utusan sebagai peserta Muktamar XIV GPII di Bandung.
Ketua PW GPII Sulut Ridwan Olii mengungkapkan, Pasar Murah Bersehati Digital buah kerja sama BI dan Pemprov Sulut adalah terobosan penting yang dapat memudahkan masyarakat memperoleh produk pangan.
“Dengan kata lain, Pasar Murah Bersehati Digital ini harus terealisasi, tidak bisa tidak,” ujar Ridwan kepada RajaOpera, Jumat (7/10/2022).
Agar terealisasi, lanjutnya, program ini harus didukung semua pihak. “Sehingga manfaatnya pun bisa dinikmati seluruh yang berkepentingan dengan pasar,” terangnya.
Ridwan menambahkan, kerja sama ini menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan ekonomi daerah, khususnya di Kota Manado.
Sebagaimana diketahui, peluncuran Pasar Murah Digital Bersehati telah dilaksanakan awal Oktober lalu.
(***)


Komentar