Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado mendorong adanya transparansi data jumlah pedagang yang beraktivitas secara harian di pasar, khususnya Pasar Bersehati, sebelum revitalisasi pasar dimulai.
Menurut Ketua DPD PKS Kota Manado Abu Hasan Syafii, transparansi data jumlah pedagang sangat penting untuk menghindari munculnya masalah pascarevitalisasi.
“Agar pedagang tahu apakah saat ini mereka masuk dalam data atau tidak. Ini juga supaya hanya ada satu sumber data saja, jangan sampai ada beberapa versi yang muncul karena bisa jadi masalah di kemudian hari,” jelasnya.
Transparansi data ini juga, lanjutnya, bisa menjadi pendorong bagi para pedagang untuk ikut aktif mengontrol data yang ada. “Jangan sampai ada yang terdata tapi ternyata hanya pedagang musiman atau pedagang siluman,” sambungnya.
Makanya, Syafii menegaskan bahwa PKS Kota Manado akan ikut mengawal dan ingin memastikan tidak ada pedagang yang tak terakomodir dari hasil revitalisasi pasar nanti.
“Bahkan jika perlu, kami dari PKS Manado melalui Bidang Advokasi nantinya akan membangun Posko Pengaduan khusus pedagang,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Operasional PD Pasar Manado Irving Biki mengungkapkan bahwa PD Pasar Manado memohon dukungan seluruh masyarakat untuk mensupport revitalisasi Pasar Bersehati.
“Semua masyarakat dan stakeholder harus ikut mengontrol dan mensupport revitalisasi pasar,” pungkasnya.
(***)


Komentar